<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5212838650266230254</id><updated>2009-10-16T17:18:02.935-07:00</updated><title type='text'>Djati Boedojo</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jaticenter.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jaticenter.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Yopie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02272951310237587869</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5212838650266230254.post-3376079941350179849</id><published>2008-11-29T21:51:00.000-08:00</published><updated>2008-11-29T22:16:24.225-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ayah dan anak'/><title type='text'>Ayah dan Anak</title><content type='html'>Seorang anak bisa menjadi pelepas lelah , kadang masalah di tempat kerja sejenak hilang ketika bersama keluarga di rumah.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/STIsWwFYQmI/AAAAAAAAAHs/oARoXoT1D1w/s1600-h/DSC00681.jpg"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/STIsWwFYQmI/AAAAAAAAAHs/oARoXoT1D1w/s320/DSC00681.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274326882980479586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;papa dan Indie &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/STIug-Y6QPI/AAAAAAAAAH8/XsBKx6jgWoI/s320/DSC00694.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274329257642442994" /&gt;&lt;br /&gt;papa dan gerald&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5212838650266230254-3376079941350179849?l=jaticenter.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jaticenter.blogspot.com/feeds/3376079941350179849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5212838650266230254&amp;postID=3376079941350179849' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/3376079941350179849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/3376079941350179849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jaticenter.blogspot.com/2008/11/ayah-dan-anak.html' title='Ayah dan Anak'/><author><name>Yopie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02272951310237587869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12420213021272867407'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/STIsWwFYQmI/AAAAAAAAAHs/oARoXoT1D1w/s72-c/DSC00681.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5212838650266230254.post-5127822448742768759</id><published>2008-11-24T00:27:00.000-08:00</published><updated>2008-11-24T01:09:57.710-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Telur palsu dari Cina'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='makanan'/><title type='text'>Telur Imitasi , Boleh Percaya Boleh Tidak</title><content type='html'>Harga grosir telu imitasi ini  0,15 yuan (S $ 0,03) separuh dari harga telur asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah berita baik untuk pengusaha jahat, yang melakukan pemalsuan telur ini , karena ada kursus tiga hari untuk bisa memproduksi telur buatan ini dengan biaya hanya kurang dari S $ 150. Seorang wartawan dari Hong Kong-majalah berbasis Cina Timur Minggu sempat  terdaftar dalam satu kursus tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat telur putih, instruktur - seorang wanita di 20-an - menggunakan bermacam-macam bahan seperti agar-agar jeli ,  benzoic asam, dan bahkan coagulating bahan alum, yang biasanya digunakan untuk proses industri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk telur kuning telur, jeruk nipis-warna kuning bubuk dicampur ke cairan dan ramuan diaduk. Cairan yang kemudian dituangkan ke dalam plastik berbentuk bulat dan dicampur dengan  air yang mengandung kalsium khlorida. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini untuk memberikan wujud yang luar selaput tipis. Telur kemudian berbentuk dengan cetakan. Cangkang tidak lupa dibuat. Parafin putih dan benda cair yang dituangkan ke telur palsu, yang kemudian dibiarkan sampai kering. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli memperingatkan tentang bahaya dari makan telur palsu ini karena tidak hanya  tidak mengandung gizi apapun namun konsumsi  jangka panjang konsumsi alum dapat menyebabkan gangguan otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.hoax-slayer.com/images/fake-eggs-China-2.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.hoax-slayer.com/images/fake-eggs-China-3.jpg&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5212838650266230254-5127822448742768759?l=jaticenter.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jaticenter.blogspot.com/feeds/5127822448742768759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5212838650266230254&amp;postID=5127822448742768759' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/5127822448742768759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/5127822448742768759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jaticenter.blogspot.com/2008/11/telur-imitasi-boleh-percaya-boleh-tidak.html' title='Telur Imitasi , Boleh Percaya Boleh Tidak'/><author><name>Yopie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02272951310237587869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12420213021272867407'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5212838650266230254.post-5158146814370071695</id><published>2008-11-14T07:59:00.000-08:00</published><updated>2008-11-24T00:43:26.074-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Soekarwo Menang Tipis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khofifah Kalah Tebal'/><title type='text'>Soekarwo Menang Tipis , Khofifah Kalah Tebal</title><content type='html'>Judul tulisan ini sebenarnya plesetan dari headline sebuah surat kabar  terbitan Surabaya  saat  rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur Jawa Timur . Judulnya memang sangat eye catching bagi warga Jawa Timur yang lagi demam pemilihan gubernur. Dimana-mana , mulai dari kantoran sampai di pasar , mulai dari pejabat muspida sampai ibu rumah tanga yang dibicarakan siapa gubernur terpilih. &lt;br /&gt;Maka waktu seorang rekan wartawan bertanya saat perhitungan suara di Mercure kira – kira siapa  yang menang , langsung saja aku  menjawab, “ Soekarwo Menang Tipis , Khofifah Kalah Tebal”. Kontan saja temanku langsung melanjutkan bertanya , “emangnya Khofifah kalah tebal amplopnya ( duitnya) sehingga kalah ?” &lt;br /&gt;Ha ha ha , memangnya siapa yang ngomongin tebal tipisnya amplop?”  &lt;br /&gt;Memang selama pemilihan gubernur ini soal suara dan amplop sangat sensitif ya ? dan tidak mengherankan selama pemilihan gubernur ini suara dan amplop seolah  bersahabat sangat erat.  Besar kecilnya dukungan suara , dikaitkan dengan tebal tipisnya amplop, lantang  tidaknya suara pasti tergantung pada amplop , bukan pada uang receh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang judul itu sebenarnya aku hanya membuat lawan kata dari setiap judul yang menjadi headline surat kabar itu, karena memang judul itu akhirnya menjadi kenyataan saat rapat pleno terbuka KPU Jatim. &lt;br /&gt;Selama pilgub “lawan” dari Soekarwo pasti Khofifah, lawan kata dari “menang” pasti “kalah” , dan lawan kata dari “tipis” sudah pasti “tebal”. Gak ada maksud apa – apa koq. &lt;br /&gt;Khofifah memang kalah tebal , tapi bukan yang menyangkut amplop lho , Khofifah kalah tebal kumisnya atau brengose yang menjadi jargon kampanye Pakdhe  Karwo dan Gus Ipul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya , entah kebetulan dua kandidat ini seolah bertengangan satu sama lain , yang satu pria , satunya lagi wanita. Yang satu berkumis , yang satu lagi sangat mulus  tak berkumis, dan yang jelas ada satu lagi pertentangnya , yang satu didukung oleh SBY dan yang satu lagi didukung oleh Mega , sang pemimpin oposisi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan Gubernur Jawa Timur ini sangat menarik untuk dicermati lebih jauh, bukan saja pasca pencoblosan sampai prosesnya sekarang ini yang masuk ranah sengketa pilkada , tapi para kandidatnya sebenarnya punya beberapa kesamaan. &lt;br /&gt;Satu kandidat mantan sekretaris daerah , kandidat lainya mantan kepala staf kodam , sebuah jabatan yang sebenarnya sama-sama pucuk karir eksekutif atau  staff di sebuah wilayah.&lt;br /&gt;Satu kandidat ketua PP Muslimat, kandidat yang lain ketua GP Ansor yang sama – sama  pemimpin badan otonom Nahdlatul Ulama. &lt;br /&gt;Salah satu dari para kandidat ini mempunyai background mantan menteri kabinet.&lt;br /&gt;Kedua kandidat ini sama-sama mempunyai lebih dari 7 juta pemilih .&lt;br /&gt;Dan yang lebih menarik adalah semuanya berhubungan dengan PPP , yang satu menjabat wakil ketua MPP Partai Persatuan Pembangunan dan kandidat yang lain dicalonkan oleh Partai Persatuan Pembangunan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali persaingan membuat keakraban yang sempat terjalin lama menjadi memudar. Entah kini Khofifah dan Gus Ipul  masih bisa bergandengan tangan lagi atau tidak . Dulu Khofifah dan Saifullah Yusuf sangat akrab. Seperti peristiwa di Jakarta tahun lalu. Gus Ipul sebagai ketua umum PP GP Ansor menggandeng Khofifah ke Kantor Ansor di Jakarta, dalam peresmian pembentukan Divisi Search and Rescue (SAR) Ansor( Surya . Selasa (13/3/07). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang jelas , kini meski pemilihan gubernur ini memasuki ranah sengketa pilkada , bukan berarti para tokoh yang terlibat ini boleh  ikut bersengketa. Pakdhe Karwo yangdituakan karena “kepakdheannya”, pasti tidak suka kalau kemenangannya dianggap curang. Demikian juga Khofifah , sebagai seorang pemimpin kaum wanita nahdliyin pasti selalu diliputi dengan kesabaran , kekalahan pasti bukan satu hal yang bisa membuat “singa podium” era 1990-an ini mengamuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh beruntung Jawa Timur , dalam pemilihan pemimpinnya kali ini memberikan kesempatan bagi warganya untuk tidak salah pilih. Karena meskipun salah , tetap saja mereka yang terbaik  akan memimpin Jawa Timur ini. Dua orang tokoh ini pasti mempunyai kompetensi yang sama dan bisa diandalkan untuk memimpin pembangunan di Jawa Timur. Kita serahkan pada mereka , karena tugas kita sebagai rakyat sudah tuntas untuk memilih satu diantara mereka. &lt;br /&gt;Untuk soal jabatan , kita serahkan saja pada Mahkamah Konstitusi yang keputusannya final dan mengikat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya , 14 November 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5212838650266230254-5158146814370071695?l=jaticenter.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jaticenter.blogspot.com/feeds/5158146814370071695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5212838650266230254&amp;postID=5158146814370071695' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/5158146814370071695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/5158146814370071695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jaticenter.blogspot.com/2008/11/soekarwo-menang-tipis-khofifah-kalah.html' title='Soekarwo Menang Tipis , Khofifah Kalah Tebal'/><author><name>Yopie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02272951310237587869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12420213021272867407'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5212838650266230254.post-1175212827998612652</id><published>2008-10-14T06:12:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T22:13:15.022-07:00</updated><title type='text'>Cari muka</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SPSvSv_oj1I/AAAAAAAAAFg/ZnqPC6ptVTg/s1600-h/IMG_8643.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SPSvSv_oj1I/AAAAAAAAAFg/ZnqPC6ptVTg/s320/IMG_8643.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257019401704083282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar Cari muka... Umpatan seorang rekan sambil bersungut-sungut menceritakan kelakuan rekannya yang hanya menyampaikan laporan ABS (asal bapak senang) tanpa memberikan saran / masukan. Kenapa pimpinan dilambungkan dengan laporan yang hanya terlihat bagus tapi ada kekurangannya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kompetisi yang semakin kuat ini , tidak jarang persaingan juga terjadi dalam satu perusahaan . Antar rekan kerja pun tak jarang saling berkompetisi untuk mencari jabatan tertentu.&lt;br /&gt;Satu hal yang aku paling tidak suka melakukannya adalah menjilat atau cari muka. Cari muka atau menjilat hanya akan menjerumuskan perusahaan pada kehancuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penjilat akan memberikan informasi yang baik-baik saja pada atasan , padahal kondisi yang sebenarnya tidak demikian. Sang penjilat akan membuat atasan terlena , tidak tahu kondisi yang sebenarnya. &lt;br /&gt;Penjilat adalah pengkhianat, ia akan mencari cara agar semua keberhasilan dianggap buah karyanya , meski dengan cara menginjak yang lain. &lt;br /&gt;Apa yang terjadi biarkan saja , sampaikan saja pada atasan tentang hal buruk perusahaan ini , sehingga bisa dicarikan solusinya, bukan menyembunyikannya sehingga menjadi bom waktu kehancuran. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5212838650266230254-1175212827998612652?l=jaticenter.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jaticenter.blogspot.com/feeds/1175212827998612652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5212838650266230254&amp;postID=1175212827998612652' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/1175212827998612652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/1175212827998612652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jaticenter.blogspot.com/2008/10/cari-muka.html' title='Cari muka'/><author><name>Yopie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02272951310237587869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12420213021272867407'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SPSvSv_oj1I/AAAAAAAAAFg/ZnqPC6ptVTg/s72-c/IMG_8643.JPG' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5212838650266230254.post-8467318095422328026</id><published>2008-09-20T13:51:00.000-07:00</published><updated>2008-11-24T00:36:16.648-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cagub'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pilgub'/><title type='text'>Mencari Pemimpin</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SNVkxPObIyI/AAAAAAAAAFA/jVQ04L_6u9Q/s1600-h/DSCN4967.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SNVkxPObIyI/AAAAAAAAAFA/jVQ04L_6u9Q/s320/DSCN4967.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248211737833579298" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;Bersama  Khofifah Indar Parawansa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SNVkxq2kG7I/AAAAAAAAAFI/JANLi8MzN8s/s1600-h/IMG_9634.jpg"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SNVkxq2kG7I/AAAAAAAAAFI/JANLi8MzN8s/s320/IMG_9634.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248211745249696690" /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/a&gt;Bersama Soekarwo, Yohan- Kompas dan Mas Nanus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seringkali cukup sulit untuk mencari pemimpin, ya ... jangan kan yang mencari, yang menjadi pemimpinpun sangat sulit. Menjadi pemimpin bukanlah menjadi penguasa. Pemimpin menjadi teladan , sedangkan penguasa cenderung menguasai. Semoga Pemimpin Jawa Timur bisa memegang amanah dari para pemilihnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5212838650266230254-8467318095422328026?l=jaticenter.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jaticenter.blogspot.com/feeds/8467318095422328026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5212838650266230254&amp;postID=8467318095422328026' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/8467318095422328026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/8467318095422328026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jaticenter.blogspot.com/2008/09/mencari-pemimpin.html' title='Mencari Pemimpin'/><author><name>Yopie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02272951310237587869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12420213021272867407'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SNVkxPObIyI/AAAAAAAAAFA/jVQ04L_6u9Q/s72-c/DSCN4967.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5212838650266230254.post-1202577929270546293</id><published>2008-09-20T09:24:00.000-07:00</published><updated>2008-09-27T13:45:17.364-07:00</updated><title type='text'>Andi F Noya dan Kick Andi</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SNUnTpNkyjI/AAAAAAAAAE4/2IvSdWvAflk/s1600-h/IMG_2397.JPG"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SNUnTpNkyjI/AAAAAAAAAE4/2IvSdWvAflk/s320/IMG_2397.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248144159203969586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika di jadwal tercantum namaku untuk  talkshow dengan Andi F Noya - presenter Kick Andi - awalnya agak grogi juga , meski sebenarnya talkshow adalah pekerjaan yang rutin aku jalani. Tapi masalahnya aku harus menginterview seorang interviewer yang sangat handal dengan pertanyaan yang seringkali nyelekit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata Minggu pagi yang cerah itu Andi Noya yang aku kenal lewat rekan jurnalis di Metro TV , sebagai seorang yang kaku , ternyata sangat mudah akrab. Andi membuatku enjoy dengan panggilan langsung tanpa basa basi. &lt;br /&gt;Bagiku  Andi sangat menghormati orang lain , sebagai sosok yang kurang senang dengan pujian , barangkali menjadi sesuatu yang sulit bagi Andi untuk menghindari pujian. Langkahnya selama ini memberikan inspirasi bagi orang lain , membuka hati dan pikiran orang untuk merasakan senangnya bisa berbagi.&lt;br /&gt;Dengan Kick Andi Foundation , Andi Noya  memberikan semangat bagi orang lain untuk berbagi. Ya , memberikan inspirasi untuk berbagi.&lt;br /&gt;Mengajak untuk bersyukur dengan apa yang sudah aku peroleh , dan melihat  masih banyak orang lain yang belum seberuntung aku. Terima kasih Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5212838650266230254-1202577929270546293?l=jaticenter.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jaticenter.blogspot.com/feeds/1202577929270546293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5212838650266230254&amp;postID=1202577929270546293' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/1202577929270546293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/1202577929270546293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jaticenter.blogspot.com/2008/09/andi-f-noya-dan-kick-andi.html' title='Andi F Noya dan Kick Andi'/><author><name>Yopie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02272951310237587869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12420213021272867407'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SNUnTpNkyjI/AAAAAAAAAE4/2IvSdWvAflk/s72-c/IMG_2397.JPG' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5212838650266230254.post-1157723545645756632</id><published>2008-08-23T21:51:00.000-07:00</published><updated>2008-08-23T21:56:26.856-07:00</updated><title type='text'>Diogenes</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SLDpufKJqtI/AAAAAAAAAEw/eR8uql53GCE/s1600-h/DVC01019.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SLDpufKJqtI/AAAAAAAAAEw/eR8uql53GCE/s320/DVC01019.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237943351479216850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D I O G E N E S&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span&gt;Diogenes seorang filsuf , makan ubi sebagai santap malamnya.&lt;br /&gt;Hal itu dilihat oleh Aristippos, rekannya , seorang filsuf yang hidup enak dan mewah sebagai pejabat kerajaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berkatalah Aristippos pada Diogenes, “ seandainya engkau mau belajar menghamba kepada raja , engkau tidak perlu lagi makan sampah seperti ubi itu  “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal itu , Diogenes berkata , “ jika engkau sudah belajar hidup dengan makan ubi , engkau tidak perlu menjilat raja “.&lt;br /&gt;( Anthony de Mello SJ, Burung Berkicau, Cipta Loka Caraka , 1984 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5212838650266230254-1157723545645756632?l=jaticenter.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jaticenter.blogspot.com/feeds/1157723545645756632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5212838650266230254&amp;postID=1157723545645756632' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/1157723545645756632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/1157723545645756632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jaticenter.blogspot.com/2008/08/diogenes.html' title='Diogenes'/><author><name>Yopie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02272951310237587869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12420213021272867407'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_jfOKxR-hl2M/SLDpufKJqtI/AAAAAAAAAEw/eR8uql53GCE/s72-c/DVC01019.JPG' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5212838650266230254.post-4602112051658353661</id><published>2005-10-23T17:46:00.000-07:00</published><updated>2008-11-23T17:53:08.066-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jurnalistik'/><title type='text'>Dugaan Polisi dan Kepentingan Pers</title><content type='html'>Siapapun pasti akan mengecam dan mengutuk pelaku peledakan bom di Jimbaran dan  Kuta Square ,  Bali , 1 Oktober 2005 lalu. Tragedi kemanusian kembali terjadi dan kita sangat begitu gemas dengan ulah para pelakunya. Berita teror ini  sangat menarik perhatian masyarakat dan pers sudah menjadikannya sebagai informasi yang lebih menarik di tengah kejenuhan penikmat berita yang akhir-akhir ini selalu disuguhi dengan berbagai berita penolakan kenaikan harga BBM. Dengan cepatnya berita tentang peristiwa yang mengguncang pulau wisata untuk kedua kalinya itu terus berkembang. Selain jumlah korban yang terus bertambah , pertanyaan  siapa yang melakukan , apa motifnya ,  siapa yang ada dibalik aksi teror itu , bagaimana kelompok teror itu kembali melakukannya ,  masing – masing  media massa berlomba mengungkapkannya dengan berbekal “ pendapat resmi “ kepolisian. &lt;br /&gt;Memanfaatkan Kebingungan polisi &lt;br /&gt;Tidak kurang dari tiga hari setelah melakukan penyidikan , juru bicara POLRI dengan segera merilis temuannya  berdasarkan hasil rekaman kamera video amatir  berikut dengan foto wajah tiga orang korban yang diduga pelaku  bom bunuh diri itu. Di tengah kebingungan dan ketidakpastian dalam aksi teror itu , tuduhan terhadap tiga mayat yang disampaikan oleh penyidik kepolisian itu  tentu saja tidak disia-siakan oleh media. Dengan jelasnya media mengambil gambar dan menyiarkannya baik dalam media cetak  ataupun media  elektronik. Bahkan stasiun televisi juga meminta pemirsanya untuk memberikan informasi melalui hotline stasiun televisi itu bila mereka kenal dengan tiga orang yang diduga pelaku bom bunuh diri itu. Inilah letak masalahnya. Media massa memanfaatkan dengan benar  ketidakpastian dan tuduhan polisi atas tiga orang itu untuk berlomba mendapatkan informasi secara langsung dari masyarakat yang mengenal “pelaku” itu.  Media memanfaatkan betul kesulitan polisi mengungkapkan kasus ini , apa lagi sampai kini juga tidak ada satu orang pun yang mengenali tiga korban itu. Sehingga dengan informasi yang didapatkan langsung dari masyarakat , media berharap bisa melakukan investigasi lebih cepat dibandingkan kepolisian yang akan selalu bergerak tertutup dalam pengungkapan kasus terorisme. Padahal seyogyanya media menyarankan masyarakat yang mengenal “pelaku” itu untuk melaporkannya ke polisi bukan ke stasiun televisi atau media yang bersangkutan. &lt;br /&gt;Etika Pemuatan Foto Wajah Tersangka Atau Mayat &lt;br /&gt;Foto korban ledakan yang hingga kini masih diduga sebagai pelaku bom bunuh diri seperti yang dipampangkan pada beberapa media cetak maupun televisi , mengaburkan hal – hal yang seharusnya menjadi tanggung jawab polisi untuk tetap memegang asas praduga tak bersalah. Menuduh mayat memang hal yang mudah , karena sudah pasti tidak mungkin terbantah. Sementara polisi dan intelejen hingga kini belum bisa melaksanakan tugasnya untuk mengungkapkan siapa sebenarnya para pelaku atau ketiga orang korban ini. &lt;br /&gt;Pelibatan atau keterlibatan media untuk membantu polisi mengungkap siapa sebenarnya para pelaku bom bunuh diri ini , setidaknya menyeret media massa untuk  mulai melupakan etikanya yang harus  tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah. Dalam Kode Etik Wartawan Indonesia ada satu code yang mengingatkan wartawan agar selalu menghormati asas praduga tak bersalah , tidak mencampurkan fakta dengan opini , berimbang dan selalu meneliti kebenaran informasi. Mungkin di masa kini, asas ini tak lagi lazim bagi kalangan pers, namun apakah sudah sedemikian hancur etika yang harus dipegang teguh oleh jurnalis maupun redakturnya? Dari pengamatan saya , dari beberapa media massa yang sempat saya baca hanya Kompas yang tidak menampilkan foto tiga  korban yang diduga pelaku melainkan hanya menampilkan sketsa wajah saja.  Mungkin kasus ledakan bom di hotel JW Marriot Jakarta juga  mengingatkan kita , potongan kepala ternyata membantu mengungkapkan siapa yang ada dibalik kasus teror itu dan tidak menutup kemungkinan tiga orang yang fotonya diekspos itu adalah pelakunya namun  sekali lagi tiga orang itu hingga kini tetaplah korban , tidak ada kejelasan identitasnya,  ini bila mendasarkan pada asas praduga tak bersalah. Bagaimana kalau ternyata mereka itu bukanlah pelaku? Atau mungkinkah keluarganya mau mengakui ketiga korban itu sebagai anggota keluarganya di tengah justifikasi dari polisi yang didukung dengan trial by the press ?   &lt;br /&gt;Rivers dan Mathews dalam Etika Media Massa menuliskan “ serangan terhadap hak pribadi ini selalu menggantung dalam kesadaran fotografer. Masalahnya lebih bersifat moral daripada legal. Perintah redaktur untuk “tembak dulu , pikir kemudian” mungkin membebaskan fotografer dari masalah legal namun tidak dapat menghapuskan siksaan etis. Karena masalah hak-hak pribadi selalu hadir”.    &lt;br /&gt;Foto tiga korban ledakan itu memang bisa membantu pengungkapan siapa pelaku aksi teror itu , namun bukankah itu merupakan konsumsi kepolisian dari pada untuk pers yang ditampilkan bagi konsumsi masyarakat secara luas. Penampilan foto korban itu cenderung lebih menjijikkan dari pada membantu pengungkapan kasus itu sendiri. Memang dalam kasus ini jurnalis atau wartawan bukanlah  yang  patut disalahkan , melainkan keingintahuan masyarakat lebih mendesak media massa untuk berani menyajikan informasi yang lain dari pada yang lain  dan akhirnya semua media terjebak menyajikan informasi yang sama.  Jawaban pembenar yang mungkin terlontar adalah bahwa pers membantu polisi mengungkapkan kasus ini. Namun apakah membantu dengan alasan kepentingan negara harus melupakan etika yang ada ? Meskipun pers masih berlindung dibalik dugaan polisi atas tiga korban  itu namun pers melupakan keseimbangan dalam penyajian beritanya karena sudah tentu yang tewas tidak bisa memberikan hak jawab. Bila ternyata di kemudian hari polisi menemukan fakta yang berbeda , pers tidak mungkin mampu menghilangkan prasangka masyarakat atas tiga korban yang diduga menjadi pelaku bom bunuh diri itu. &lt;br /&gt; Mempertahankan konsumen media memang merupakan kebutuhan yang utama bagi pekerja pers , dan para jurnalis ini merangsang  kebutuhan masyarakat yang selalu ingin tahu dengan menampilkan berbagai informasi untuk menjawabnya. Inilah yang terjadi. Pers memanfaatkan atau dimanfaatkan oleh polisi untuk memberikan informasi yang demikian menarik perhatian masyarakat. Rasa ingin tahu masyarakat terpenuhi. Dan pers mendapatkan keuntungan dari keduanya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya , Oktober 2005&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5212838650266230254-4602112051658353661?l=jaticenter.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jaticenter.blogspot.com/feeds/4602112051658353661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5212838650266230254&amp;postID=4602112051658353661' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/4602112051658353661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5212838650266230254/posts/default/4602112051658353661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jaticenter.blogspot.com/2005/10/dugaan-polisi-dan-kepentingan-pers.html' title='Dugaan Polisi dan Kepentingan Pers'/><author><name>Yopie</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02272951310237587869</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='12420213021272867407'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>